Parents, Inilah Faktor-Faktor yang Membangun Karakter Anak

Parents, Inilah Faktor-Faktor yang Membangun Karakter Anak

Bagi para orang tua baru, perlu diingat jika membangun karakter anak sejak dini merupakan hal sangat penting. Sebab, disadari atau tidak karakter seseorang akan sangat berpengaruh terhadap kehidupan kelak di masyarakat.

Jika seorang anak sudah biasa didik dengan baik maka dia akan menunjukkan karakter bagus kelak ketika mereka dewasa. Dengan begitu mereka juga bisa berbaur dengan lingkungan tanpa ada masalah berarti.

Apa saja Faktor Pendukungnya?

Perlu dipahami jika selain pendidikan dari orang tuanya masih ada banyak faktor turut membentuk kepribadian buah hati sejak kecil. Hal ini kadang dilupakan oleh para orang tua sehingga akhirnya kepribadian mereka tidak berkembang dengan baik.

Lalu, sebenarnya apa saja faktor-faktor pendukung perkembangan karakter seorang anak? Berikut adalah penjelasannya.

  1. Lingkungan

Hal pertama yang sangat berperan tentu saja dalam lingkungan dimana mereka tumbuh. Sudah ada banyak sekali studi menyatakan jika lingkungan sangat menentukan tumbuh kembang karakter seseorang apalagi anak.

Oleh sebab itu, para orang tua diharapkan untuk menciptakan lingkungan paling baik serta ramah anak agar mereka bisa tumbuh dan berkembang sesuai dengan usianya. Hal ini tentu saja harus dimulai dari lingkungan keluarga terlebih dahulu sebagai lingkungan paling dekat dengan Si kecil.

  1. Keturunan

Selain lingkungan faktor genetik atau keturunan juga memegang peranan penting dalam pembentukan karakter seseorang. Hal ini sudah banyak dikemukakan oleh para ahli. Meski begitu, hal ini bukanlah menjadi penentu nomor satu. Masih ada faktor lingkungan memegang peranan tidak kalah penting.

Faktor genetik hanya menentukan bagaimana seseorang beradaptasi serta belajar terhadap hal-hal baru yang dipelajarinya. Meski memang ada berapa gen yang memiliki sifat kuat dapat mempengaruhi perilaku mereka tersebut sampai mereka dewasa.

  1. Pengalaman

Pengalaman juga bisa memengaruhi karakter seseorang baik ketika sudah dewasa maupun saat masih kecil. Namun, karena mereka masih dalam tahap pembentukan karakter maka bisa saja ada pengalaman tertentu sangat berbekas sehingga sangat memengaruhi perkembangan karakternya di masa akan datang.

Pengalaman buruk serta traumatis kadang-kadang malah bisa menyebabkan trauma mendalam serta bertahan hingga dewasa. Hal ini bisa berbahaya karena bisa membuat mereka tumbuh menjadi pribadi penakut, tidak percaya diri, dan sejenisnya.

Oleh sebab itu, tidak heran jika seiring bertambahnya usia karakter seseorang bisa berubah drastis. Entah itu menjadi lebih baik atau malah menjadi lebih buruk. Karena itu, mengingat seberapa pentingnya aspek pengalaman ini maka para orang tua diharapkan memberikan contoh baik pada buah hatinya.

Sebab, disadari ataupun tidak anak-anak merupakan peniru handal. Mereka bisa menyerap informasi atau meniru perilaku dari orang tua yang membangun karakter anak tersebut. Orang tua hendaknya menjadi role model dan menahan diri ketika berada di depan Si kecil.

admin